Sebetulnya ini kejadian lama, 20 Agustus kemarin sewaktu mau meninggalkan Changi menuju Soekarno-Hatta. Oleh2 saya berupa gantungan kunci shuriken (bintang ninja) terbuat dari logamĀ terpaksa diserahkan ke kepolisian Singapura. Salah saya jg, shurikennya ga dimasukkan ke koper bagasi. Lenyaplah oleh2 yg dulu dibeli di Kyoto.

Bentuknya kurang lebih seperti ini

Ini dia surat serah terimanya

Yg menggelitik saya justru akhir2 ini ada hoax shuriken Steve Jobs juga diambil petugas di bandara Kansai. Lucunya hoax tsb juga menyebutkan kalo si CEO Apple tsb abis liburan ke Kyoto. Kebetulan yang aneh meski itu cuma hoax.

Terakhir, pak polisinya ngasih tahu, kalau sebetulnya shuriken (termasuk variannya, seperti gantungan kunci shuriken logam punya saya) benda terlarang di Singapura. Jadi saya sebetulnya cukup beruntung baru ketahuannya di bandara. Andai ketahuan di tengah kota Singapura, bisa berurusan dg polisi. 2 jam setelah itu saya sudah tiba di Jakarta.

Advertisement